Prinsipnya to stop the curve's progression. Lalu tulang yang bengkok dipaksa lurus pada posisi yang seharusnya. Kebayang kan, nahan perut pake korset biar gak buncit aja rasanya ga enak banget (padahal rewardsnya dibilang,"kurusan ya cyiiin"?" atau "sexy banget kamu sekarang, saay) Pakai brace ga ada reward seperti itu. Yang ada malahan orang ngeliatin, kasian amat ya ni anak cacat. Kenapa bisa begitu? Genetik (balik lagi dah bahas bibit bebet bobot). Atau dulu pernah jatuh? Masa sih sampai bengkok gitu ibunya ngga tau, kemana aja? Ibunya o'on kali?
Idiophatic scoliosis itu menurut para ahli, berasal dari kata Idiot, artinya tidak diketahui sebabnya. Jadi bukan artinya o'on loooh! Jadi kalau elo tanya ke dokter, kenapa gw atau anak gw scoliosis dan dia jawab,"ini idiophatic scoliosis" bukan berarti dia bilang elo o'on atau dia bilang auk ah gelap atau malah dokternya bolot. Konon kabarnya jadi spine surgeon itu super sulit, ujiannya berlapis ganda, kalah lapis malang. Jadi jangan salahin dese kalau dia pakai kata idiot karena memang udah dari sananya, dari jamannya Prof kalau kata Pak Hadi.
Maksa anak pakai brace itu asli bikin nangis darah. Gayanya aja galak, ngingetin jangan lupa exercise, jangan kelamaan pakai waktu break 1 jam buat mandi dan napas sebentar, blablabla. Tapi kalau udh sendiri...huuuu, mewek tauuk! Gw mah lagaknya doang tegar dan tebal kaya bakpaw, sebenernya mah mellow dan softy kaya marshmallow, Tapi biar gimana, depan anak harus tegar, jadi anaknya tenang dan pede. Alhamdulillah anak gw tegar banget, malahan pakai jadi student counsel segala. I am so proud of my little dragon!
Naah, balik lagi ke idiophatic, gw ga mau dong beneran jadi idiot. Gw harus tau dan paham apaan sih scoliosis itu. Ngarepin di brief dokter ya ngga mungkin, secara antrian pasien ibarat ngantri sembako. Bisa kena dziiiig kalau kelamaan di dalem ruangan, baru melintas aja sudah dipandang dengan penuh pisau2 sambil nanya ke tetangga sebelah duduknya,"pssst, dia nomer berapa?" *persainganketat*
Jadi yang gw lakukan adalah melakukan riset. Baca sebanyak mungkin artikel yang bisa gw download dari internet, lalu bakar dan minum abunya...gaaak segitunya juga kaliii. Untungnya dulu waktu kelas bio selalu menyimak dengan baik dan benar, jadi sekarang ga bodo-bodo amatlah.
Saking rajinnya bikin catatan dan ngapalin artikel kaya besok mau ujian akhir, gw dapet fans di studio yoga for scoliosis. Mungkin males baca, dia milih nyontek aja. Setiap gw anter jemput Lilu, si Bapak duduk dengan manis menanti kedatangan gw. Dia bilang, suka merhatiin gw duduk sm nyokap dan adik gw, kok kayanya tenang-tenang aja. "Istri saya sewaktu denger anak saya kena scoliosis nangis-nangis terus 3 hari 3 malem, lho. Yaaah, namanya juga hati perempuan kan halus". Booo, maksud lo? Emang gw banci kaleng?
N then, sejak itu dia mulai bertanya dari A sampai Z. Gw sampe bilang,"Pak, saya bukan dokter, saya hanya baca-baca aja. Gimana kalau saya jawabnya salah?" Lalu dia bilang,"aah Ibu, saya tanya Ibu bisa jawab terus. Penampilan juga sudah meyakinkan seperti asisten dokter". Awawawawaw...lawyer dibilang kaya gitu yaa GR2 dikitlaaah (bisa buka lapak baru nih jadi konsultan kesehatan). Demikian setianya si Bapak, sampai kalau anak gw mangkir kelas yoga, eeh dia komplen,"Ibu, minggu lalu kemana, saya cariin, ada yang mau saya tanya niiih!" Selain si Bapak, si dokter juga sampai hafal tuh kebiasaan datang dengan catatan dan daftar pertanyaan, hafal dia sama buku kuning polka dot gw. Sampai-sampai gw denger ada yang ngasih gw nickname,"si cantik yang daftar pertanyaannya kaya pertanyaan ujian". Bahahaha...gw tau yang baca pasti komplen gw bilang si cantik, ga ridho amat sih? Si Ibu lageee, sante aja kali jeek!
Jadi demi kesembuhan anak gw, gw harus jadi Cruella de Vill. Tiap Sabtu Lilu diseret yoga for scoliosis dari jam 10-12 siang, lanjut less piano. Minggu seret ke kolam berenang buat latihan gaya bebas minimal 15 lapses. Belum sampai 15 lapses ga boleh naik ke atas, stay di kolam. Jangan salah,mama juga ikutan berenang 40-50 lapses, tapi beda gaya. I have nothing but respect to my daughter. She is a very strong willed young woman.
If you irritated by every rub,how will your mirror be polished? - Rumi.
Visit & Follow Lilu's Instagram @ camillalilu
Komen dari Kartini Rahayu yang akhirnya dia posting di Fb karena ngga tau gimana nulis komen disini...hahaha
ReplyDeleteKa,dah kucoba,teuteup ga bisa.. Baca tulisan di blog mu itu sangat nano2,aku tertawa geli dg cerita mu ttg Bapak2 yg keukeuh peuteukeuh hayang nanya ttg scholiosis.. Tapi pd bagian lain aku jg mulai sedih..bagaimana ga enaknya dianggap jd Ibu yg ga tau knp kok anaknya jd menderita scholiosis,shg dokter manapun yg menggawangi bidang ini ti jaman buhun dah mengkatagorikan adanya 'idiotphatic scholiosis'..ini tdk terkait dg keturunan,genetik dan hal2 yg sifatnya pokoknya bibit bobot bebet..#aku yakin orang pun pasti mencibir ibunya yg ga ngerti jaga anak,pdhl mau ditanya sm dokter lulusan manapun ga ada yg bs jawab..tp aku yakin Allah punya jawabannya Ka,ats yg kamu jalani dg Lilu.. Baca lbh jauh lg tulisanmu,aku tambah nangis krn aku tau your 'little pretty dragon' is a very strong girl,makanya kadang aku merasa Lilu adalah anak ku #aku adalah ibu alam nya wkwkwk..aku tau dia sedang dilatih oleh Ibu Biologisnya yaitu kamu Ka..dan sbg ibu biologisnya kamu begitu cermat,begitu kuat dan kamu jg begitu ber energi,karena kamu berenergi maka 'sakit' nya tusukan jarum,pisau,pake brace sepanjang waktu #aku tau baju besi yg tdk nyaman ini Ka#,kudu berenang,yoga dll aktivitas yang kudu dihadapi Lilu,before and after operation is not easy to her..thanks to Allah you and Lilu can make it..melalui lintasan air mata dan keperihan yang tak bisa di ungkap dg kata2 lagi..jika ini kenaikan kelas ,Lilu tlh naik kelas..jg kamu,jika Lilu adalah perhiasan..maka Lilu perhiasan termahal yg kamu punya,jika ujian ini telah ditundukan oleh kalian maka kalian adalah juaranya..dan aku yakin ujian hanya diturunkan pd pribadi tanggu dan sepadan dg kekuatan yg jg diturunkan Allah pd mu dan Lilu buat menghadapinya.. Baca tulisanmu,mencerna perjalanan yg kamu lalui untuk me'nunduk'kan Scholiosis adalah bermakna 1 Ka..kamu tdk mau kalah sblm berperang..perang tetap kamu kobarkan untuk dmenangkan,kamu panglima perang Lilu..dan Lilu bkn hanya your little dragon..dia adalah Ksatriya..semua perjalanan yg kamu jalani dg dia bukan perjalanan biasa,ini adalah Perjalanan Cinta Murni Seorang Ibu kpd anaknya..dan dia tak membutuhkan apapun saat dia lht putri cantiknya tumbuh dg sempurna..sempurna bukan dari fisik Ka,sempurna itu dtg dr hati yg baik,hati yg kuat,hati yg penuh dg kesyukuran dan percaya bahwa hanya Allah lah tempat kalian bersandar dan Kalian mendapati ujian ini menyempurnakan hidup kalian..hiks hiks#big hug dr ibu'alam' nya Lilu