Thursday, August 25, 2016

Lilu's Scoliosis Story # 2











Journey to decreasing of my scoliosis degree!


As you can all see from my previous post, aku akhirnya pake brace sambil tambahan yoga, berenang, sama stretching sendiri di rumah. Everything went well, I mean aku turun 12 derajat, isn't that enough of a good news?

Lokasi yoga aku di daerah Kemang, and aku kesana setiap hari Sabtu. Inget banget, Sabtu tuh pasti hari ter-hectic karena:

1. Rumahku lumayan jauh dari Kemang, jadi berangkat harus super pagi karena kelasnya jam 10-an
2. Setelah yoga, aku ada les piano, jadi harus cepet-cepet ganti baju trus lanjut ke les biar ga telat
3. Bawa bawaan super banyak: tas baju ganti, tas brace, tas piano, tas kecil buat jalan 


Yoga-nya is not like your typical yoga. Engga kayak angkat-angkat kaki, or the scorpion pose, or moon pose, or whatever. Yoga yang aku ikutin itu khusus buat skoliosis, jadi lebih fokus ke lurusin spinenya, narik spinenya, dan lain-lain. Ga extreme juga kok! Oh and selama yoga, brace harus dilepas biar bisa gerak lebih flexible.

Ritualnya tuh selalu harus ada dua balok kayu, satu tali gitu, dua selimut-ish, sama matras -obviously. Gerakannya ada yang satu tangan tarik tangan yang lain -tujuannya biar spinenya ketarik and biar lengthen tangan yang lebih pendek dari yang satu. Trus ada yang harus duduk di kursi, and badannya di miringin ke kanan-kiri gitu. I don't remember the details karena udah lama banget sejak aku yoga, but that's the highlights yang aku paling inget.

It's tough, susah, berat -apalagi kalo unfit kayak aku, tapi worth it banget! Like I said a bunch of times already, awalnya bakal susah, kamu bakal mikir "Astaga ini perlu banget apa? Ini susah banget. Mau nyerah aja" But don't, don't ever give up. Scoliosis taught me to never give up and to always believe that you can improve if you try. Buktinya aku turun 12 derajat tuh setelah berapa bulan yoga dan pake brace yang rajin;)

Although, when there is good, there will always be bad. Setelah months aku yoga, aku seneng banget akhirnya turun drastis derajatnya. Ngerasa udah aman dong wkwk. Eh taunya, aku progressive scoliosis, so it doesn't really matter kalo aku turun 12 derajat juga, karena a few months after,  aku cek ke dokter lagi and derajatku naik jadi lebih tinggi dari original derajatnya aku -sebelum turun 12 derajat.

I'm not saying this may happen to everyone, karena struktur tulang setiap orang beda, karena aku progressive ya gitu. But if not, jangan putus aja! Inget aja, don't give up! Kalian masih bisa improve kok!

Keep your chin up and don't give up!

 Camilla Lilu: http://a-xure.weebly.com/daily-blog

No comments:

Post a Comment